Menurutperubahan suhu yang terjadi, reaksi pada perubahan kimia tersebut dikelompokan menjadi dua, yaitu reaksi eksoterm (melepaskan kalor) dan endoterm (menyerap kalor), yaitu : Adanya endapan Setelah bereaksi terdapat endapan yang terbentuk didasar larutan, utamanya pada zat yang sukar larut dalam pelarut air. Reaksiendoterm merupakan kebalikan dari reaksi eksoterm. Dalam reaksi ini, sistem menyerap kalor dari lingkungan sehingga harga entalpi reaksinya bertambah besar dan H-nya berharga positif, atau H hasil reaksi- H pereaksi > 0. Karena hasilnya positif, berarti H hasil reaksi lebih tinggi dari H reaksi, dan digambarkan dalam diagram berikut. Penurunansuhu terjadi karena sistem menyerap energi panas. Contoh reaksi endoterm adalah pelarutan kalium klorida atau amonium nitrat dalam air. Sebaliknya Reaksi eksotermik, adalah reaksi kimia yang melepaskan energi dalam bentuk energi panas dan, akibatnya, meningkatkan suhu lingkungan. Contoh reaksi eksoterm adalah pembakaran bahan bakar Karatbesi adalah reaksi oksidasi dan reduksi eksoterm. Hal ini bisa saja terjadi ketika bentuk murni besi atau paduan bersentuhan dengan udara (sifat oksigen), maka lama-kelamaan akan berkarat seiring terjadinya pelepasan panas. 3. Pembentukan salju di awan. Proses pembentukan salju merupakan reaksi eksoterm. Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng.

jelaskan perbedaan reaksi eksoterm dan endoterm dan berikan contohnya